Senin, 22 November 2010

Beaujolais Nouveau di Jakarta

Sebuah perayaan minum Wine di Prancis bernama Beaujolais Nouveau, juga digelar di La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta. Wine yang dinikmati merupakan wine baru (nouveau), di mana proses fermentasinya hanya sekitar enam hingga delapan minggu.

Pembuatannya bisa secepat itu karena ragi yang digunakan untuk fermentasi berbeda. Ragi ini juga membuat aroma unik pada wine, yaitu jadi beraroma pisang. Meski rasanya mirip dengan wine biasa, namun wine nouveau ini memiliki citarasa yang lebih segar.

"Wine ini memang dibuat untuk segera dinikmati dan harus segera habis. Sebab, jika dibiarkan terlalu lama, aroma dan rasanya akan berbeda," kata Adrian Etienne, ahli wine dari Prancis, dalam acara pembukaan festival Beaujolais Nouveau, di Kelapa Gading, Jakarta.

Perayaan ini dilakukan setiap hari Kamis ketiga bulan November, setelah berakhirnya masa fermentasi anggur enam hingga delapan minggu. Anggur yang dinikmati bersamaan dengan keju dan menu khusus ini merupakan jenis anggur merah.

"Anggur yang diolah menjadi wine nouveau memang anggur khusus. Masyarakat daerah Beaujolais, Prancis mengembangkan wine yang lebih enak dinikmati justru ketika usia wine tidak terlalu lama atau kami biasanya menyebut wine muda," ujar Adrian menambahkan.

Ada juga menu khas yang biasanya juga disajikan dalam festival ini. Seperti, Angus Beef Chunk Roll Braised in Rich Red Wine Sauce dan Creamed Mash Potato. Lalu, tentu saja keju-keju khas Prancis yang sangat pas jika dinikmati bersama dengan wine. Aroma wine memang sangat segar, mirip pisang dan rasanya sangat unik.

Tentang Beaujolais Nouveau
Perayaan Beaujolais Nouveau adalah adaptasi dari tradisi di wilayah Beaujolais, Perancis. Wilayah tersebut merupakan daerah penghasil wine baru yang bisa langsung dinikmati setelah masa fermentasi. Buah anggur yang diolah menjadi wine dipetik langsung oleh tangan untuk menjaga kesegaran dan rasa otentiknya.

Perayaan kemudian dilakukan untuk menikmati wine tersebut dan dikenal dengan festival Beaujolais Nouveau. Di Prancis sendiri perayaan dilakukan tiap Kamis ketiga bulan November dan dikenal dengan slogan "Le Beaujolais Nouveau est arrive!"

Sumber : Petti Lubis, Mutia Nugraheni - kosmo.vivanews.com

Lihat juga :
Dim Sum
Hanamasa

Minggu, 21 November 2010

Oenpao

Sering aku lihat gerai Oenpao yang menyajikan masakan Dim Sum dan lainnya di beberapa lokasi di Jakarta ini namun belum sempat mencobanya. Sampai akhirnya aku ketahui tempat asal Kedai Oenpao ini pertama kali didirikan di pasar modern BSD (Bumi Serpong Damai).

Berhubung nama pasar modern BSD ini cukup ‘beken’ di kalangan teman-teman, maka kujejakkan kaki ke sana untuk menengok pasar ini. Setelah keliling, pilihan kuliner jatuh pada Kedai Oenpao ini.
Kedai yang paling rapi versi pasar yang pernah kulihat. Dari desain yang menarik tetapi tidak meninggalkan bangku dan meja panjang, ciri khas lokasi tempat makan yang mempunyai tempat terbatas.

Kami memesan siomay, hakau, ceker ayam, mie pangsit, mie ayam plus es teh tawar. Tidak ketinggalan cheese cake, tiramisu cake, ‘tape’ cake.
Sambil menunggu makanan kami cicipi kue-kue. Walaupun diberi mana dalam bahasa Inggris, rasa dan adonan tetap seperti kue-kue pasar Indonesia. Nilai 7 kuberikan untuk cemilan/jajan pasar ini.

Dimsum-pun datang. Rasanya biasa saja tetapi masih boleh dikatakan memenuhi kriteria dimsum. Dari tiga macam dimsum yang kami pesan, hakau yang paling aku suka.

Sampailah pada menu utama, mie ayam dan mie pangsit. Sayang cara memasaknya tidak standar. Yang satu terlalu lorok (terlampai matang) sehingga rasanya seperti karet. Sedang yang satunya oke. Aku ambil contoh yang tidak gagal saja ya. Secara rasa biasa saja. Yang terasa unik adalah mie-nya halus, biasanya orang menamakannya seperti mie hongkong. Nilai 6 kuberikan.

Untuk harga semangkok bakmi berkisar sekitar Rp. 18.000,- dan dimsum Rp. 6.000,- per porsi. Tentunya bukan harga yang murah untuk sebuah jajan pasar. Mungkin jika kita masuk gerai-gerai lain yang sudah ber-AC dan lebih nyaman untuk santai, hal itu bisa dimasukan untuk harga sebuah kenyamanan.

Jika aku suruh mencoba lagi. Hmmm…..ada mie dan dimsum yang lebih enak untuk harga yang sama. Yang patut diajungkan jempol adalah setelah lima tahun sebuah kedai dimsum dan mie di sebuah pasar akhirnya bisa menjadi gerai yang nyaman di gedung-gedung dan digemari oleh orang banyak.


Sumber : Melani - wikimu.com

Lihat juga :
Sushi
Steak

Sour Sally dan Gaya Hidup

Bertempat di Grand Indonesia, Jumat (5/2), Donny Pramono Ie , President Director Sour Sally Fro-Yo meluncurkan produk Sally In The Closet, konsep fashion dan apparel dengan gaya khas Sally dalam acara Sour Sally Just Wanna Have Fun!

“Sour Sally sudah memperkenalkan kudapan sehat ini menjadi gaya hidup di Indonesia, saya yakin dengan gaya hidup yang sehat tentu akan menghasilkan penampilan yang ideal. Lalu, terpikir agar Sour Sally juga bisa melengkapi penampilan para penggemarnya, ” jelas Donny. Perancang berbakat, Diana Lee digandeng Sour Sally untuk merancang busana Sally In The Closet

Berbarengan dengan peluncuran ini, Sour Sally juga memperkenalkan jasa Sally On The Go, yang memungkinkan Sour Sally hadir di manapun bagi penggemarnya. Cheese cake berpadu kesegaran yogurt yaitu Sour Sally Cheerz Bite juga menambah jajaran produk baru. Tak kalah menarik, ada juga aplikasi Sour Sally bagi pengguna BlackBerry.

Sumber : Astrid - TabloidNova.com

Lihat juga :
Ice cream
Burger King

Sate Kere yang Sugih Rasa

Jangan berprasangka dulu dengan makanan satu ini. Kere memang salah satu kata dalam bahasa Jawa yang berarti miskin. Tapi bukan berarti Sate kere ini miskin rasa atau hanya diperuntukkan bagi orang miskin. Anda salah besar. Sate kere justru merupakan satu sate yang kaya rasa. Orang Jawa menyebutnya sugih rasa.

Jika berdomisili atau sedang mampir ke Solo, Anda bisa menemui sejumlah depot makanan yang menawarkan menu sate kere. Salah satunya di Pasar Legi, Kauman, Solo. Di depan gang II pasar tersebut, ada sebuah gerobak milik pak Atien yang sudah menjajakan sate kere sejak 10 tahun lalu.

Pak Atien, yang membuka gerobaknya sejak pukul 12.00 WIB sampai sore hari, tampak begitu menguasai mengenai seluk beluk sate kere. Maklum, ia sudah berdagang selama 10 tahun. Terlebih usahanya merupakan terusan dari mertuanya yang sudah lebih 20 tahun berdagang di tempat itu.

Sate kere yang ditawarkan Pak Atien adalah sate daging tetelan, babat, hingga kulit sapi atau kikil. Meski demikian, yang paling khas di sini adalah tempe kedelai dan tempe gembus. Ini adalah tempe yang terbuat dari ampas kedelai sisa pembuatan tahu.

Semua bahan sate kere ini dipotong terlebih dahulu dengan ukuran memanjang 5 x 10 sentimeter dan ditusuk dengan tusukan kayu. Sebelum ditusuk untuk dipanggang, bahan sate kere direbus sekitar dua jam bersama bumbu bacem agar meresap, terutama buat kulit sapi, kikil dan babat sehingga terasa empuk saat digigit. Bahan yang direbus bumbu ini kemudian diangkat dan direndam kembali dengan bumbu baru. Saat kita pesan, bahan baru dibakar selayaknya sate, dan dihidangkan dalam pincuk daun pisang.

Bumbunya sendiri mirip dengan bumbu pecel. Hanya saja, bumbu sate kere lebih terasa kencur dan cabe rawitnya, serta lebih encer. Wangi jeruk purut juga menambah selera saat kita mengunyah potongan-potongan sate.

Harga yang ditawarkan Pak Atien cukup beragam. Untuk sate daging tetelan, Atien memberi harga Rp 1.000 pertusuk. Sementara untuk kikil dan babat hanya Rp 750 dan untuk tempe gembus serta tempe kedelai dipatok Rp 500 pertusuk. Sebagai peneman sate lontong yang berfungsi sebagai asupan karbohidratnya, ia menjualnya seharga Rp 1000 berbungkus.

Kini tidak alasan buat Anda untuk tidak mencicipi sate kere yang sugih rasa ini toh.

Sumber : Dewi Suspaningrum - Wisataloka

Lihat juga :
Soto
Hanamasa

Selasa, 16 November 2010

Carmenere Wine dari Chile

Pada bulan Maret tahun ini saya meninjau beberapa Carmenere Wine dari Chile dan meskipun mereka tidak terlalu buruk, mereka masih tidak anggur saya pribadi akan memesan saat makan di luar atau bahkan membeli sebagai anggur meja sehari-hari. Itu membuat saya masih mencari beberapa anggur Chili untuk ditambahkan ke daftar favorit saya yang sedang tumbuh. Sekarang, berkat Banfi Vintners, saya telah menambahkan tiga anggur merah sangat bagus dari Emiliana Vineyards dari Valle del Maipo, Chili.

Beberapa minggu yang lalu saya menerima tiga anggur merah, sebuah Carmenere Eco-Saldo, Merlot dan Cabernet Sauvignon. Yang pertama dibuka adalah Carmenere, campuran 85% Carmenere dan 15% Cabernet Sauvignon. Sudah waktunya untuk mencoba lagi sebagai putri saya Pam hanya digunakan terakhir saya Banfi Chianti Reserva untuk membuat saus tomat khusus untuk makan malam kami hari Minggu. Saus ini dibuat dari sisa tomat yang digunakan untuk membuat pasta. Shirley hanya sekitar 12 kemasan kaleng pasta tomat yang meninggalkan cukup untuk beberapa galon jus tomat dan sebuah pot penuh juicy pulp untuk saus. bahan utama tambahan Pam adalah marjoram. Dia juga menambahkan bakso yang terbuat dari tanah dan bakso kalkun Italia dibuat dari daging sapi, babi dan sapi. Aku membuka Carmenere untuk hanya seteguk sore, tapi setelah beberapa menelan aku tahu aku akan terus satu ini di meja untuk makan malam.

Aroma cherry dan plum dengan petunjuk dari coklat dan bukan sebagai smokey sebagai Carmeneres sebelumnya ditinjau adalah menyenangkan. Eco-Saldo itu halus, seimbang dan selesai panjang dengan sedikit merica. Hal ini luar biasa besar dengan saus dan bakso Italia. Carmenere ini adalah hit dan sekarang menjadi favorit baru di daftar saya.

Beberapa malam kemudian dengan makan daging babi, kentang dicambuk dan sauerkraut saya membuka Merlot, campuran Merlot 89% dan 11% Syrah. Sekali lagi aroma yang sangat bagus. Banyak aroma berry dengan beberapa lada cengkeh atau hijau dan sedikit vanili yang mengarah ke bumbu halus penuh rasa dan halus sangat panjang. Excellent pasangan dengan daging babi, tetapi tidak begitu banyak dengan kraut, tapi sekali lagi saya belum menemukan anggur saya suka dengan kraut. Saya juga memiliki beberapa meninggalkan aku menuangkan malam berikutnya setelah bekerja dan menemukan hal yang akan fantastis. Pasti anggur Chili terbaik yang saya harus tanggal.

Akhirnya, minggu ini, setelah bekerja, saya membuka Sauvignon Cabernet, campuran 85% Cabernet Sauvignon dan 15% Syrah. Ini tidak dibuka untuk makanan, tetapi hanya untuk menikmati saat aku angin turun dari hari di tempat kerja. Saya memang memiliki semangkuk krim coklat 'fat free' es bersama dengan anggur yang merupakan pertandingan bagus.
Aroma yang sangat khas Cab / buah Sauv gelap, plum, beberapa lada dan cengkeh dengan sentuhan kayu ek. Itu adalah anggur yang baik dengan harga yang baik ($ 9), tetapi tidak sebanding dengan apa yang saya temukan di California atau Perancis Cab Sauv / 's. Masih itu adalah anggur yang bagus untuk menghirup dan aku tidak akan melawan mencoba dengan daging sapi panggang atau sup daging sapi.
Eco-Saldo adalah kumpulan berkualitas tinggi, anggur berkelanjutan bertani diciptakan untuk kenikmatan sehari-hari santai.

Sehat anggur, kebun-kebun anggur yang indah penuh dengan kehidupan, kemasan bijaksana dan ramah etos bumi adalah sumber inspirasi di balik Eco-Saldo dari Emilian, sumber terbesar dunia real tumbuh anggur organik. Semua anggur Eco-Saldo berasal dari kebun-kebun anggur bertani lestari dalam transisi untuk status organik penuh. pestisida sintetik dan herbisida yang dihindari mendukung solusi alami yang memberi inspirasi hidup dan keanekaragaman hayati.

Eco-Saldo anggur yang tersedia di pasar metropolitan besar di seluruh Amerika Serikat dan diproyeksikan untuk eceran untuk $ terjangkau 9 botol. (Mengapa blog anggur)

Lihat juga:
Dim Sum
Hanamasa

Senin, 15 November 2010

Ice cream dan Kesuburan

Di balik kelezatan Ice cream ada sebuah dampak buruk yang mungkin belum banyak orang tahu, yakni mengurangi kesuburan. Ah, masa sih? Meski agak sulit dipercaya, namun sebuah penelitian yang dibuat oleh peneliti dari Nurses Health Study Harvard School of Public Health, AS, ini menyebutkan bahwa terlalu banyak Ice cream dan produk makanan lain yang mengandung susu bisa meningkatkan risiko infertil.

Menurut para peneliti tersebut, perempuan yang mengonsumsi dua atau lebih makanan yang mengandung susu setiap hari, cenderung sulit hamil karena tidak adanya proses ovulasi. Sementara itu, mereka yang mengonsumsi makanan berlemak dan mengandung susu sekali tiap hari, hanya 27 persen yang mengalami masalah ini. Hasil penelitian ini dilaporkan dalam jurnal European Human Reproduction minggu ini.

Namun para peneliti juga mengingatkan agar hasil riset ini jangan dipercaya seratus persen karena riset ini hanya didasarkan pada wawancara dengan responden perempuan, bukan riset ilmiah yang secara khusus meneliti Ice cream. “Inti dari publikasi hasil riset ini adalah agar perempuan tidak berlebihan mengkonsumsi Ice cream setiap harinya,” kata ketua peneliti, Dr Jorge Chavarro dari Harvard.

Hasil penelitian ini juga dipertanyakan oleh kalangan para peneliti sendiri. Menurut mereka, para periset itu tidak berhasil menemukan kaitan antara infertiliti dan produk olahan susu secara umum. “Berat badan yang terlalu ekstrem, baik itu terlalu kurus atau terlalu gemuk, yang akan meningkatkan risiko sulit hamil,” kata Dr.William Gibbons, presiden Society for Assisted Reproductive Technology. Menurutnya, makan berlebihan memang tak baik, tapi diet terlalu ketat juga sama buruknya untuk proses reproduksi. (indonesiaindonesia - doktersehat.com)

Lihat juga :
Sate
Sushi

Keman, Soto Seller

Number of years married, his beloved wife did not agree Keman continue his profession. The reason, so the bus conductors often come home at night. In 1970, Keman choose selling Soto, while continuing his father's profession of selling soup in circumference. He often helped his father selling after dropping out of school. "I'm only up to grade 5 SR. The parents are not able to pay for school or buying clothes," recalled saying Keman, while his mother was a servant in the palace Solo.

Like his father, Keman also started with how to get around. From the rented house, he bear to Kampung Baluwarti angkring near Kraton of Solo. Every day, he departed at 07.00 and reached home at 10.00. "If the merchandise is still, I continue my wife assisted home sales. If in the morning, my wife is busy with school children."

Keman around until 1989. Finally Keman choose where selling at Jln. Veterans. "I no longer selling soup at noon. Experience teaches, trade buyers more night," continued Keman. Of course, not only because of factors soto night Keman interested buyers. He has a recipe telling. One of them, the smell of gravy soup was another.

KLIK - Detail What's the recipe? "I use a pot to cook it. It is so, must use firewood. Well, to be more steady, I still use beef. As a complement, I added bean sprouts, celery, and tomatoes," said Keman. This recipe was selling well.

"Now, every night I need 1.5 water pot. One pot containing approximately 2.5 bucket."

So his best-selling, business Keman far more successful than his father. He was able to save money and in 1990 he was able to buy land at a price of Rp 300 thousand per meter in Serengan. Several years later, she was able to build a house on land measuring 6 x 17 meters. "Very happy to have a house," continued Keman.

Keman imagine how hard it was when I was home the contract. "Back home should not be confused if his contract extended. I, right, must nyari another house. Anyway, it's quiet. More happy again, from the sale of soup, I can send my five children," explained Keman proud. (Nostalgia.tabloidnova.com)

See also:
Hanamasa
Steak